Contoh Karya Tulis Ilmiah Tentang P2M ( Pengabdian Pada Masyarakat) : APLIKASI TEORI EKONOMI MIKRO KEPADA MASYARAKAT PEDESAAN DALAM MENGHADAPI PERMASALAHAN EKONOMI
Ekonomi mikro adalah salah satu cabang ilmu ekonomi yang mempelajari tentang perilaku para pelaku kegiatan ekonomi baik itu konsumen maupun produsen. Ekonomi mikro bersifat partial atau individual yang artinya pembahasan dalam kegiatan ekonomi dilakukan berdasarkan partikel-partikel kecil. Ekonomi mikro juga beranggapan bahwa faktor produksi seperti alam, tenaga kerja, modal dan skill itu bersifat terbatas. Namun keinginan manusia dalam mencapai kepuasaan adalah maksimum. Mungkin sumberdaya alam yang tersedia di Indonesia sangat melimpah, namun hal tersebut tidak diimbangi dengan jumlah penduduknya yang juga sangat banyak. Tenaga ahli di Indonesia juga masih kurang, sehingga keadaan tersebut menunjukkan ketidakseimbangan. Keadaan tersebut membuat masyarakat harus membuat pilihan dalam setiap melakukan kegiatan ekonomi. Jika ia berperan sebagai produsen, maka ia harus secara benar memilih barang apa yang akan diproduksi dan pengolahannya dilakukan dengan benar pula. Produsen tidak boleh berlebihan dalam mengeksploitasi sumberdaya alam hanya demi mencari keuntungan yang sebesar-besarnya. Produsen harus berpikir panjang, karena sumberdaya alam tumbuh dalam proses yang panjang sedangkan kebutuhan manusia dibutuhkan setiap hari. Produsen juga harus sadar, jika ada beberapa sumberdaya alam yang masih belum bisa diperbaharui seperti halnya BBM ataupun gas. Jika ia berperan sebagai konsumen, ia harus memilih barang kebutuhannya sesuai dengan kebutuhan. Ia tidak boleh berlebihan dalam membelanjakkan uangnya hanya demi mencapai kepuasaan maksimum. Seorang konsumen memang memilih untuk melakukan pancapaian kepuasaan maksimum, namun konsumen harus sadar jika pendapatan seseorang bisa berubah pada waktu yang tidak dapat dipastikan. Dalam ilmu ekonomi, penggunaan pendapatan yang baik adalah ketika sebagian pendapatannya itu digunakan untuk konsumsi sedangkan sisanya adalah disimpan dalam bentuk tabungan. Tabungan bisa digunakan untuk pemenuhan kebutuhan di masa yang akan datang terutama ketika terjadi sesuatu yang tidak dikehendaki. Dalam teori ekonomi mikro juga dipelajari mengenai pernyataan positif dan pernyataan normatif. Yang dimaksud dari pernyataan positif adalah ketika terdapat permasalahan ekonomi maka untuk mencari solusinya adalah dengan kenyataan yang sebenarnya. Contoh : Jika produksi buah nanas di Indonesia turun maka indonesia harus berupaya menaikkan produksi nanas. Sedangkan yang dimaksud dengan pernyataan normatif adalah ketika terdapat permasalahan ekonomi maka untuk mencari solusinya adalah dengan apa yang sebaiknya kita lakukan. Contoh : Jika produksi buah nanas di Indonesia turun maka Indonesia bisa menaikkan import nanas dari luar negeri.
Banyak yang bisa dipelajari dari teori ekonomi mikro. Salah satu teori dalam ekonomi mikro adalah mengenai 'Teori Permintaan' yang mengungkapkan bahwa jika harga sebuah barang mengalami penurunan maka permintaan dari barang tersebut akan mengalami kenaikan. Begitu sederhana namun memang benar keadaannya. Para pakar ekonomi, terutama yang berperan dalam dunia pendidikan seperti dosen dan mahasiswa yang berkecimpung dalam dunia ekonomi, bisa mengaplikasikan teori ekonomi mikro kepada masyarakat yang masih minim dalam penataan ekonomi yang benar. Terutama pada masyarakat pedesaan. Masyarakat pedesaan di Indonesia biasanya diisi oleh penduduk yang berpendidikan rendah, sehingga minim pengetahuan bagaimana berperan sebagai pelaku kegiatan ekonomi yang baik. Mereka lebih cenderung melakukan sesuatu yang lumrah dilakukan tanpa mengetahui dampaknya, apakah itu baik atau buruk. Pendidikan mengenai teori ekonomi mikro bisa membantu mengatasi permasalahan yang ada di pedesaan. Contohnya saja pada saat mereka ingin memproduksi padi, mungkin yang bisa mereka lakukan adalah penanaman, pembajakan dan hasil panen. Mereka hanya menghawatirkan kejadian buruk yang akan menimpa mereka tanpa ada jaga-jaga atau bahkan strategi apa yang tepat supaya produksi padi tetap berlangsung secara terus-menerus dan berkesinambungan. Seorang dosen atau mahasiswa ekonomi bisa saja memberikan penyuluhan serta solusi mengenai permasalahan tersebut dengan mebgaplikasikan teori ekonomi mikro, seperti pengefektivan penggunaan pendapatan terhadap permintaan atau penawaran barang. Penggunaan lahan dan banyaknya produksi barang juga bisa diaplikasikan berlandaskan teori ekonomi mikro. Contohnya ketika di pedesaan terdapat pabrik kerupuk, sedangkan kondisi BBM sedang naik, teori ekonomi mikro bisa memberikan solusi terbaik mengenai permasalahan dengan mengaitkan salah satu materi yang berkaitan dengan ekonomi mikro yaitu elastisitas suatu barang. Elastisitas mengajarkan seberapa peka kah suatu permintaan barang jika barang tersebut mengalami perubahan, diasumsikan bahwa yang mengalami perubahan adalah harga. Kita tahu bahwa BBM adalah salah satu faktor produksi yang cukup berperan vital, karena akibat kenaikannya, biaya produksi pun akan menjadi naik dan apabila biaya produksi naik, maka mau tidak mau produsen harus berani menaikkan harha agar tidak mengalami kerugian dan tentu saja harga naik akan memengaruhi permintaan barang tersebut. Teori ekonomi mikro bisa menyelesaikan masalah dengan latar belakang tersebut secara efektif. Jika harga barang tersebut akan naik dan permintaannya kemungkinan akan turun, maka teori ekonomi mikro memberikan solusi untuk produsen dengan cara mengurangi output. Hal tersebut untuk melihat keadaan pasar terlebih dahulu, jika memang permintaan akan turun, maka produsen tidak usah takut tidak terjual barangnya dan mengalami kerugian karena barang yang dihasilkan telah dikurangi. Sedangkan pendapatannya mungkin bisa mengalami keuntungan normal atau tergantung berapa jumlah barang yang terjual tanpa harus mengalami kerugian yang signifikan. Itulah solusi yang bisa dilakukan seperti yang dipaparkan dalam Teori Produksi dalam Ekonomi Mikro. Dalam melakukan penyuluhan terhadap masyarakat, dosen ataupun mahasiswa yang berperan sebagai penyuluh bukan hanya berperan sebagai pemindai materi ilmu teori ekonomi mikro kepada masyarakaat pedesaan. Mereka harus berhasil memengaruhi masyarakat pedesaan bahwa solusi dari teori ekonomi mikro bisa mengatasi beberapa maslah ekonomi yang ada. Masyarakat pedesaan pun harus dapat menerima hal tersebut dengan baik maka dari itu pada saat melakukan penyuluhan harus menggunakan bahasa komunikatif dan bersifat persuasif, disesuaikan dengan penduduk desanya supaya apa yang ditujukkan dapat tersampaikan. Tidak hanya penyuluhan tetapi juga dilakukan praktek selama beberapa hari untuk melihat bagaimana pengaruh sesungguhnya yang akan terjadi supaya masyarakat pedesaan menjadi sangat jelas. (Ilhamsyah Maulana - Pendidikan Ekonomi, Universitas Pendidikan Indonesia 2014)
Komentar
Posting Komentar